Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

magpag toyo

Gambar
 Magpag Toyo: Tradisi Subak di Bali dalam Pelestarian dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Ketahanan Pangan Pendahuluan Tradisi magpag toyo merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat pertanian di Pulau Bali yang diwariskan secara turun-temurun dalam sistem organisasi pertanian tradisional yang dikenal dengan Subak. Secara harfiah, magpag toyo berarti “menjemput air” atau memastikan aliran air dapat mengalir dengan baik menuju lahan pertanian masyarakat Tradisi ini bukan sekadar kegiatan teknis pertanian, melainkan juga bentuk gotong royong, tanggung jawab sosial, serta implementasi filosofi Tri Hita Karana, yaitu keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan. Dalam konteks pembangunan pertanian modern, tradisi magpag toyo memiliki peran sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat desa di Bali. Pengertian Magpag Toyo Magpag toyo adalah kegiatan bersama anggota subak untuk: - membersihkan saluran irigasi, - memperbaiki kerusakan j...

magedong gedongan

Gambar
 *Upacara Megedong-Gedongan dalam Tradisi Masyarakat Bali sebagai Upaya Melahirkan Generasi Unggul, Sehat, dan Cerdas serta Pencegahan Dini Stunting di Desa*   _Pendahuluan_  Masyarakat Bali sejak dahulu memiliki kearifan lokal yang sangat kuat dalam menjaga kualitas kehidupan manusia sejak masih berada di dalam kandungan. Salah satu warisan budaya tersebut adalah upacara Megedong-Gedongan, yaitu ritual kehamilan yang dilaksanakan ketika usia kandungan memasuki sekitar lima hingga tujuh bulan. Tradisi ini bukan sekadar ritual adat dan spiritual, melainkan juga mengandung nilai pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, penguatan mental, serta pengawasan sosial terhadap calon orang tua. Di era modern, ketika pemerintah Indonesia sedang menghadapi tantangan besar berupa tingginya angka stunting, tradisi Megedong-Gedongan dapat dipahami sebagai bentuk kearifan lokal Bali yang sejak lama telah mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil dan janin secara lahir da...

tradisi menek kelih ( daha)

Gambar
 *Upacara Menek Kelih (Menek Daha) dalam Tradisi Masyarakat Bali sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Muda yang Unggul dan Sehat*  Pendahuluan Dalam kehidupan masyarakat Bali, setiap tahapan kehidupan manusia memiliki makna spiritual, sosial, dan pendidikan yang mendalam. Salah satu tahapan penting tersebut adalah upacara Menek Kelih atau Menek Daha, yakni upacara peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa remaja atau akil balik. Upacara ini merupakan bagian dari warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali yang mengandung nilai pendidikan karakter, moral, kesehatan, serta kesiapan sosial bagi generasi muda. Secara filosofis, Menek Kelih tidak hanya dipahami sebagai ritual adat semata, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan bahwa seorang anak telah memasuki fase baru kehidupan yang membutuhkan tanggung jawab lebih besar terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dalam konteks modern, upacara ini memiliki relevansi yang sangat kuat dengan upaya menyiapkan generasi muda B...

sinergi Bumdes dg KDMP

Gambar
  Sinergi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang saling melengkapi. Kolaborasi ini menggerakkan potensi lokal secara optimal, di mana BUMDes mengelola aset strategis desa, sedangkan Koperasi fokus pada pemberdayaan, permodalan, dan kesejahteraan anggota. Langkah-langkah strategis untuk memajukan desa melalui sinergitas ini meliputi: - Pembagian Peran yang Jelas: BUMDes bertindak sebagai motor penggerak skala makro yang mengelola unit usaha komersial skala besar seperti pariwisata atau agribisnis. Sementara itu, Koperasi Merah Putih menyasar skala mikro (anggota), seperti unit simpan pinjam, gerai sembako, dan apotek desa. - Integrasi Rantai Pasok (Supply Chain): Koperasi Merah Putih dapat menyerap hasil panen atau produk UMKM warga desa, kemudian BUMDes mengambil alih peran distribusi, pemasaran, dan logistik ke pasar yang lebih luas. - Pemanfaatan Dana Desa: Sesuai dengan regulasi, alokasi Dana Desa dapat ...

tupoksi BPD

Gambar
 Tugas dan fungsi BPD Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran yang sangat vital dalam sistem pemerintahan desa. Secara sederhana, BPD bisa disebut sebagai "parlemen" di tingkat desa.  ✅ BPD berfungsi sebagai lembaga legislatif dan pengawasan, sementara Kepala Desa beserta perangkatnya bertindak sebagai eksekutif. ✅ Berikut adalah penjelasan mengenai tugas, fungsi, serta dasar hukum BPD di Indonesia: 👉Dasar Hukum BPD✍️ Keberadaan, fungsi, dan tugas BPD diatur secara tegas dalam regulasi nasional berikut: 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Pasal 55 sampai Pasal 65). 2. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan PP Nomor 11 Tahun 2019). 3. Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa (regulasi paling teknis yang mengatur operasional BPD). ⚡Fungsi BPD👇 Berdasarkan Pasal 55 UU N...